Showing posts with label Wisata Grobogan. Show all posts
Showing posts with label Wisata Grobogan. Show all posts
Bersantai Sejenak Di Obyek Wisata Bendung Dumpil Grobogan !

Bersantai Sejenak Di Obyek Wisata Bendung Dumpil Grobogan !

Halo teman-teman semua

Bendung merupakan pembatas yang dibangun melintasi sungai yang dibangun untuk mengubah karakteristik aliran sungai. Dalam banyak kasus, bendung merupakan sebuah konstruksi yang jauh lebih kecil dari bendungan yang menyebabkan air menggenang membentuk kolam tetapi mampu melewati bagian atas bendung.

Bendung Dumpil pada dasarnya bisa dijadikan tempat bersantai sejenak bagi warga sekitar ataupun warga yang sedang lewat sekitar tempat tersebut, suasananya yang sejuk dan pemandangan luasnya bendungan membuat kita akan betah berlama-lama di sana.

Namun bendungan Dumpil memang sudah lama tidak dijadikan tempat wisata yang bisa dinikmati secara umum karena satu dan lain hal. Untuk fungsi bendungan Dumpil setau kami hanya digunakan untuk pembangkit listrik serta pengaliran air untuk sawah atau kebun di desa sekitar. Padahal letaknya yang berlokasi di kecamatan Ngaringan sangatlah strategis untuk menjangkau desa-desa di sekitar Ngaringan agar dapat di aliri air secara maksimal, apalagi pada musim kemarau.


Selain itu sudah selayaknya potensi Bendungan Dumpil ini bisa dimanfaatkan untuk warga terutama warga kecamatan Ngaringan, selain pembangkit listrik dan pengairan, Bendung Dumpil ini bisa juga dijadikan lokasi olahraga air, dan agar lebih menarik pengelola dalam hal ini pemerintah Kabupaten Grobogan melengkapi fasilitas di kawasan ini agar menjadi kawasan wisata terpadu yang bisa menjangkit banyak wisatawan nantinya.

Untuk waktu wisata mengunjungi Bendung Dumpil bagi kalian yang ingin menikmati keindahan Bendung Dumpil bisa datang pada saat sore hari, karena suasana yang tidak begitu panas dan lebih terasa sejuk. Namun tetap berhati-hati karena kalian hanya bisa menikmati Bendungan Dumpil ini dari pinggiran saja, yaitu banyak truk-truk proyek yang melewati jalan tersebut dan juga jalanan yang belum di aspal menyebabkan debu serta polusi yang lumayan mengganggu.

Nah, biar sore kalian makin hangat dan berkesan, Yuk ke Grobogan !



Uniknya Ikon Patung Ganesha Tidur di Desa Banjerejo Grobogan !

Uniknya Ikon Patung Ganesha Tidur di Desa Banjerejo Grobogan !

Halo teman-teman semua

Desa Banjarejo merupakan salah satu Desa Wisata yang ada di Kabupaten Grobogan. Disebut Desa Wisata karena Desa Banjarejo memiliki berbagai macam potensi pariwisata yang sangatlah unik. Mulai dari rumah fosil, sampai balai desa yang dijadikan alun-alun desa Banjarejo. Dan yang lebih unik lagi adalah, di Balai Desa Banjarejo terdapat patung Ganesha tidur yang sangat besar, tentunya itu menjadi salah satu ikon yang ada di Desa Banjarejo Kabupaten Grobogan.

Patung Ganesha Tidur yang ada di Balai Desa tersebut sering dijadikan tempat wisata berbagai kalangan, tak lain tak bukan adalah untuk mengabadikan momen baik bersama teman-teman maupun keluarga. Di sekeliling Balai Desa pun terdapat taman kecil yang dikhususkan untuk para pengunjung beristirahat.

Patung Ganesha Tidur tersebut berwarna keemasan dan memiliki ukuran 11 x 4,5 meter, cukup tinggi untuk sebuah patung raksasa. Oh iya, patung tersebut juga dibuat oleh seniman lokal Kecamatan Gabus lho, sehingga bentuknya memiliki nilai seni yang amat indah.

Menurut Kepala Desa Banjarejo Achmad Taufik, pembuatan patung Ganesha dilakukan dengan beberapa alasan. Yakni untuk mengenang adanya kehidupan era animisme, Hindu, dan Buddha yang pernah ada di Banjarejo. Alasan lain, karena banyaknya penemuan benda purbakala yang didominasi dari jenis gajah purba. 

Pembangunan patung Ganesha Tidur beserta tamannya, dimulai pada 16 April dan selesai pada 6 Juni lalu. Setelah selesai, langsung diresmikan Bupati Grobogan Sri Sumarni. Pembangunan ini bertujuan untuk memperkuat karakter Banjarejo sebagai desa bersejarah dan sebagai salah satu destinasi wisata. (Sumber : Radar Kudus)


Pada hakikatnya, Desa Banjarejo sendiri tidak lepas dari dua sejarah besar. Yaitu masa purbakala dan masa klasik Hindu-Buddha di situs Medang. Dari masa purbakala banyak sekali temuan fosil gajah dan beberapa kali ditemukan arca Ganesha. Maka patung Ganesha itu dianggap bisa mewakili dua situs yang ada di Banjarejo, dan uniknya lagi patung tersebut berada di balai Desa, yang mana itu merupakan salah satu suguhan menarik bagi para wisatawan.

Antusias warga akan pembangunan patung Ganesha tidur dan berbagai macam pembangunan wisata lainnya sangatlah tinggi, mulai dari pagi sampai sore hari, balai desa Desa Banjarejo ramai dikunjungi oleh wisatawan. Namun tentunya mereka tidak hanya sekedar melihat dan berfoto bersama patung Ganesha tersebut. Selain patung pun ada pula replika gajah purba yang disimpan di salah satu ruangan besar sekitar balai Desa, pengunjung pun dapat melihat lihat kesana secara gratis. Ada juga taman di tengah-tengah balai Desa yang rimbun dan sangatlah menarik, yang memiliki nama "Taman Balung" yaitu kepanjangan dari Patung Bajul Putih Linglung.

Nah yang uniknya lagi adalah biasanya ada seni tari dan seni gamelan yang dimainkan untuk menghibur para pengunjung wisata. Untuk urusan perut, tak usah khawatir, di sekitar balai desa banyak sekali terdapat pedagang asongan berjualan, mulai dari makanan, minuman sampai aksesoris.

Nah, kalau kalian tertarik melihat ikon Desa Banjarejo ini, Yuk ke Grobogan!





Berwisata Edukasi Di Rumah Fosil Desa Banjarejo Grobogan

Berwisata Edukasi Di Rumah Fosil Desa Banjarejo Grobogan

Halo teman-teman semua

Rumah Fosil Desa Wisata Banjarejo memiliki ribuan macam fosil-fosil mulai dari benda purbakala sampai dengan fosil hewan purbakala. Rumah Fosil ini terletak di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dengan lokasi yang strategis, tentunya rumah fosil ini bisa menjadi destinasi wisata kalian dan keluarga untuk mengetahui bagaimana sejarah yang pernah ada di Desa Banjarejo tersebut. Selain itu kalian juga bisa melihat apa saja hewan-hewan purba yang pernah hidup di sekitar Desa Banjarejo.

Untuk tempat sendiri, rumah fosil masih harus menggunakan tempat seadanya yang tergolong kecil. Jumlah fosil yang cukup banyak tidak cukup bilamana hanya ditempatkan di satu tempat saja. Oleh karena itu ada beberapa fosil yang disimpan di Balai Desa Desa Banjarejo.


Fosil-fosil yang ada di sana memiliki variasi yang bermacam-macam, mulai dari koin tua, guci tua, bebatuan penyangga rumah, sampai dengan perhiasan-perhiasan peninggalan kerajaan Medang Kawulan. Selain itu untuk fosil hewan-hewan purba pun juga bermacam-macam, mulai dari gading gajah purba, tanduk kerbau purba yang mana 10x lipat tanduk kerbau biasa. Selain itu ada juga gigi hiu purba dan juga rahang kuda nil purba. Namun tentunya masih banyak fosil hewan purba lainnya yang tidak kalah menarik.

Rumah Fosil Desa Wisata Banjarejo ini sangat cocok untuk wisata edukasi untuk siswa siswi dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, selain itu pun mahasiswa juga bisa menjadikan wisata rumah fosil ini menjadi sarana pembelajaran untuk mengetahui sejarah yang pernah ada di Indonesia ini.

Namun sayangnya, rumah fosil yang didirikan belum lama ini tidak memiliki benda-benda prasejarah tersebut terlalu lengkap, karena dahulu warga sekitar Desa Banjarejo-lah yang menemukannya. Namun karena minimnya pengetahuan mengenai benda-benda prasejarah tersebut, banyak benda-benda yang dijual, dan untuk barang-barang yang belum dijual, semuanya dikumpulkan di Rumah Fosil tersebut.


Rumah Fosil Banjarejo ini pun sudah sempat dikunjungi dan diteliti oleh berbagai macam arkeolog mulai dari dalam Negeri sampai Luar Negeri, tentunya dengan satu tujuan, yaitu menggali informasi mengenai temuan-temuan fosil purbakala di Desa Banjarejo.

Diharapkan ke depannya nanti banyak warga yang peduli akan museum rumah fosil tersebut, sehingga banyak partisipan yang membantu mempromosikan Desa Wisata Banjarejo agar bisa menjadi daya tarik pariwisata yang kuat di Kabupaten Grobogan.

Nah, biar tidak penasaran, Yuk ke Grobogan !





Serunya Menikmati dan Memetik Belimbing di Agrowisata Kebun Belimbing Desa Tarub Grobogan

Serunya Menikmati dan Memetik Belimbing di Agrowisata Kebun Belimbing Desa Tarub Grobogan

Halo teman-teman semua

Belimbing adalah salah satu buah yang kaya akan khasiatnya. Buah belimbing merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh. Buah ini kaya akan antioksidan alami, magnesium, potasium, fosfor, B-Laroten, serta asam L-Askorbat atau vitamin C, dan vitamin A. Selain itu untuk mengonsumsi buah belimbing pun dibilang sangatlah mudah. Sehabis dipetik, kalian hanya perlu mencucinya hingga bersih dan buah belimbing siap untuk dikonsumsi.

Untuk kalian semua yang ingin mengonsumsi buah belimbing secara langsung, Agrowisata Kebun Belimbing yang terletak di Desa Tarub bisa menjadi pilihan yang sangat cocok bagi kalian semua.

Desa Tarub terletak di Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Desa Tarub sendiri memiliki berbagai macam tempat wisata, seperti wisata religi berupa makam Ki Ageng Tarub alias Jaka Tarub, yang populer dengan legenda 7 bidadari.

Desa Tarub sendiri menyuguhkan banyak sekali kebun belimbing milik beberapa warga. Hal tersebut tentunya menjadi pemasukan untuk perekonomian warga Desa Tarub sendiri. Dikarenakan kebun belimbing yang ada menjadi daya tarik wisatawan, baik dalam kota maupun luar kota.

Tempat yang disuguhkan pun sangatlah luas, kita bisa berjalan-jalan mengitari kebun belimbing, selain itu bisa langsung memetiknya dan mengonsumsinya juga loh. Di masing-masing titik pun terdapat gazebo untuk yang bisa kalian dan sanak famili kalian gunakan untuk bersantai sekaligus menikmati kebun belimbing yang begitu tenang dan nyaman.


Oh iya, bilamana kalian beristirahat di gazebo, kalian juga dapat menikmati rujak buah yang disediakan oleh pihak pengelola kebun belimbing tersebut. Sehingga waktu bersama keluarga dan juga teman-teman bisa makin hangat, sambil bercanda bisa sambil ngerujak juga loh.

Biaya yang dikeluarkan hanya untuk parkir dan saat pengunjung memetik buah belimbing saja, itu pun sangat murah, baik ingin dimakan di tempat atau dibawa pulang. Untuk menjangkau agrowisata ini cukup mudah. Dari perempatan Ngantru (Tawangharjo), pilih ke arah utara menuju Desa Tarub sekira 2 Km. Agrowisata ini ramai setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Bila sedang berada di Grobogan, silakan mampir di agrowisata ini untuk merasakan sensasi menikmati belimbing segar dan manis yang baru dipetik dari pohonnya. (Sumber : jateng nyamleng)

Tunggu apalagi, jangan sampai kalian melewatkan menikmati dan memetik belimbing secara langsung. Yuk, ke Grobogan!