Lepas Nafas

NEVER STOP TRAVELLING BECAUSE LIFE NEVER STOP TEACHING

Halo semua !


Pada travelling kali ini, saya akan membahas yang udah enggak asing ada di instagram kalian nih, yaitu foto dengan background ilalang tinggi, yang pastinya hits banget.

Tempat tersebut ada di Kota Semarang, tepatnya di pantai Baruna. Berbeda dari pantai pantai pada umumnya yang hanya menyediakan keindahan laut saja, pantai baruna menyediakan kombinasi yang begitu pas sekali untuk kalian merefeshingkan diri. Selain refreshing, untuk kalian yang suka hunting foto maupun video, sangat tepat bilamana kalian mengunjungi pantai baruna ini.

Karena selain laut, pantai baruna memiliki hamparan padang rumput yang luas sejauh mata memandang, terdapat pohon serta ilalang ilalang tinggi yang dapat jadi spot foto terbaik untuk kalian. Namun untuk kalian yang menginginkan bermain main dengan pasir pantai, sayangnya pantai baruna tidak memiliki pasir yang indah dan lembut, tapi itu semua akan terbayarkan dengan pemandangan yang memukau di sekitar pantai yang tak kalah dari pantai pantai lainnya

Untuk track nya sendiri kita harus melewati jalanan yang terbilang cukup sulit. Jalanan dengan lintasan offroad kecil kecilan menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara, tentunya kesulitan tersebut akan terpuaskan bilamana kalian sudah mencapai objek wisata utamanya, yaitu pantai baruna. Oiya untuk kendaraan yang dapat digunakan hanya bisa dilalui oleh motor saja, untuk mobil belum bisa karena jalananya tergolong sempit dan hanya bisa muat untuk dua motor saja. Untuk Lokasinya dekat dengan Pelabuhan Tanjung Emas, dan cukup membayar 3 ribu saja kepada petugas untuk tiket masuknya.

Bilamana kalian beruntung dengan cuaca yang mendukung, kalian bisa menikmati sunset dengan pemandangan yang sangat indah. Dan juga hamparan laut yang terlihat menawan dengan warna biru nya. Tak heran bilamana pantai ini menjadi spot utama untuk para pecinta fotografi, untuk feeds instagram? jangan salah, kalian nggak akan menyesal kalau kesini.
Untuk menlangkapi hari anda, datang lah saat sore hari, selain menikmati pantai dan sunset, kalian juga bisa melihat perahu nelayan yang berjejer untuk menepi pulang setelah selesai menjala ikan, wah bener bener memanjakan mata sekali ya pantai ini. 

Oiya, pantai ini tidak hanya sekedar pantai saja lho, pantai baruna juga memiliki sejarah di dalamnya yang gak kalah menarik tentunya.
Sedikit yang tahu bahwa pantai ini menyimpan sebuah sejarah. Adalah Monumen Ketenangan Jiwa yang menjadi saksi bisu terbantainya ratusan tentara Jepang saat pertempuran lima hari di Semarang. Untuk memperingati tentaranya yang tewas dan dibuang ke Banjir Kanal Barat maka pemerintah Jepang kala itu sengaja membangun Monumen Ketenangan Jiwa dengan harapan para tentara yang gugur dapat tenang dalam keabadian. 
Jika anda perhatikan Monumen Ketenangan Jiwa bukan saja bertuliskan huruf Kanji melainkan juga sejajar dengan Ibukota Jepang, Tokyo apabila ditarik garis lurus yang mengarah ke utara. Konon hal tersebut dilakukan agar arwah para tentara bisa kembali ke Jepang, tanah kelahirannya. (Sumber : jejakpiknik.com)
Wih keren ya ! banyak banget keunikan dan keindahan yang disuguhkan oleh pantai ini, mulai dari sunset, spot fotografi, bahkan sampai sejarah yang membuat kita takjub. Oleh karena itu, kalau kalian bingung akhir pekan ini mau liburan kemana, pantai baruna semarang ini direkomendasiin banget deh. Tunggu apalagi, Yuk ! Ke Semarang !


 
Takjub dan menawan, kedua kata diatas sangat cocok untuk menggambarkan betapa indahnya Air Terjun Kali Pancur yang terletak di Kopeng Salatiga ini.

Air terjun ini berada di Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, sekitar 14 km sebelah barat Kota Salatiga. Untuk sampai di tempat ini kita bisa menggunakan motor maupun mobil. Untuk tiket masuk ke Air Terjun Kali Pancur ini satu orang cukup membyara Rp 3.000 saja dan untuk satu kendaraan cukup membayar Rp 2.000 saja.

Sebenarnya air terjun ini bisa dibilang tersembunyi, dikarenakan kita harus melewati rumah warga atau desa terlebih dahulu. Selain itu kopeng sendiri merupakan tempat wisata yang mana memiliki banyak wahana wisata dan perhotelan, selain itu bisa menjadi alternatif untuk mendaki gunung. Sehingga Air Terjun Kali Pancur ini jarang dikunjungi oleh wisatawan.

Untuk perjalanan dari pintu utama menuju air terjun ini bisa dibilang lumayan dekat, namun akan cukup menguras tenaga dikarenakan tangga yang berliku liku dan sangat banyak. Oleh karena itu kita harus menghemat tenaga bilamana ingin mengunjungi air terjun ini. Untuk makanan dan minuman bilaman tidak mau membawa bekal yang berat, di sekitar perjalanan menuju air terjun ini banyak pedagang minuman dan makanan ringan, sehingga bilaman kelelahan bisa istirahat untuk minum atau ngemil terlebih dahulu.
Yang membuat saya takjub tentunya setelah menempun perjalanan yang lumayan jauh, semua itu terbayar sudah. Pemandangan indah yang ada di air terjun ini begitu menyejukan mata, kita bisa memandang debit air yang sangat besar dan juga tingginya air terjun ini. Hembusan angin begitu membuat kita nyaman.
Air terjun kali pancur memiliki ketinggian sekitar 100 meter, berada pada punggungan gunung telomoyo yg mengarah ke danau rawa pening. Sepanjang punggungan gunung ini selain terdapat air terjun juga memiliki banyak tebing batu andesit dengan ketinggian bervariasi dari 20 meter sampai 100 meter. (Sumber : seputarsemarang.com
Takjub adalah perasaan pertama saya saat melihat air terjun ini. Saat turun dari pintu utama menuju air terjun ini pun kita sudah dapat melihat air terjun ini dari jauh, dan ingin rasanya cepat-cepat sampai disana.

Memang ciptaan Tuhan begitu indah dan menakjubkan, untuk liburan akhir pekan, mengunjungi air terjun ini menurut saya menjadi pilihan yang sangat cocok, refreshing dengan kesibukan sehari-hari untuk melihat nuansa alam yang tiada duanya.

Oleh karena itu, tidak ada lagi alasan untuk tidak ke Air Terjun Kali Pancur ini, Yuk ! Ke Semarang !


Halo semua

Pantai memang menjadi destinasi terbaik untuk akhir pekan, baik bersama keluarga maupun teman sejawat. Dengan suasana pantai yang sejuk nan santai, tentunya kita dapat leluasa meluapkan beban pikirian kita, sehingga setelah liburan kita akan merasa siap untuk menjalani hari hari kedepan nya.

Namun, hal tersebut tidak berlaku pada salah satu pantai-pantai di Semarang ini, pantai Tirang namanya. Pantai tirang merupakan salah satu pantai yang dimiliki oleh kota Semarang, namun ada hal yang berbeda dari pantai ini, yaitu pantai ini dinilai snagat kotor, bau dan juga banyak sampah.

Pantai tirang terletak di sebelah pantai maron, kalau mau melihat pantai maron, bisa melihat artikel saya yang lainnya tentang pantai maron, yaitu Sampah yang Menyelimuti Pantai Maron.

Kotornya pantai ini disebabkan karena sampah-sampah yang dibuang oleh masyarakat dari mulai hulu ke hilir. Mulai dari sampah plastik, limbah rumah tangga, dan juga botol bekas obat-obatan. Sampah-sampah yang ada tergolong sangat berbahaya untuk ekosistem pantainya sendiri. Karena pantai ini dekat dengan sungai, dan sungai nya tergolong kotor dan penuh sampah. Maka hal tersebut mempengaruhi air pantai yang ada disana. Yaitu warna yang tergolong hitam dan juga bau nya yang sangat menyengat.

Sebenarnya pantai-pantai di Semarang bisa dijadikan destinasi wisata bilamana dirawat dan dikembangkan dengan baik, dirawat oleh masyarakat dan dikembangkan oleh pemerintah. Karena sekarang Indonesia sedang mengusung tema pesona Indonesia dan mem "branding" pariwisata yang ada, seharusnya ada kesadaran baik dari masyarakat maupun pemerintah untuk menjaga harta yang diberikan oleh Tuhan tersebut.

Namun tentunya ini bukan menjadi alasan untuk tidak mengunjungi Kota Semarang, masih banyak kok wisata wisata di Semarang yang masih indah dan bagus bagus. Oleh karena itu, Yuk ! Ke Semarang !


Halo semuanya

Bagi warga kota Semarang tentunya sudah nggak asing lagi sama salah satu event akbar kota Semarang. Ya event tersebut adalah Semarang Night Carnival.

Semarang Night Carnival adalah selebrasi ulang tahun kota Semarang yang diselenggarakan tiap tahunnya. Parade kostum yang megah, diramaikan oleh lampion dan lampu-lampu yang berwarna-warni, menjadikan karnival ini menjadi begitu hidup. Turut hadir ikon masyarakat kota Semarang, Warak Ngendog; binatang imajiner yang melegenda di Semarang

Untuk menyambut event terbesar di kota Semarang ini pada bulan Mei nanti, sebelumnya aku ingin kasih tau nih event Semarang Night Carnival pada tahun 2017 lalu.

Semarang Night Carnival 2017 lalu diselenggarakan pada tanggal 6 Mei 2017, acara ini juga menjadi acara pendukung perayaan ulang tahun Kota Semarang ke-470. Agenda wisata yang juga turut menyukseskan program "Ayo Wisata ke Semarang" ini dimeriahkan oleh berbagai rangkaian acara. Di antaranya pameran kuliner, ikon kota, hingga flora dan fauna khas Semarang.Acara ini juga diselenggarakan sebagai wadah ekspresi sekaligus memamerkan kekayaan seni Kota Semarang. Bahkan juga menjembatani modernisasi dan seni budaya lokal.

Semarang Night Carnival 2017 tahun lalu benar benar meriah, parade kostum yang menghiasi jalan alan Pemuda sejauh 1,3 kilometer menuju Balai Kota dan Lawang Sewu. Pesta kembang api menjadi penutup ajang yang digelar untuk memperingati hari jadi Kota Semarang yang ke 470 tahun itu.
Tema yang diambil kali ini adalah "Paras Semarang" sehingga kostum yang ditampilkan dengan tema-tema khas Semarang cukup menarik. Penampilan hiburan lain seperti drumband dan tarian pun tidak kalah memukau penonton. Defile kostum megah membuat penonton dan wisatawan heboh. Dimulai dari Defile burung Blekok atau burung sejenis bangau yang bisa ditemui di Kota Semarang bagian atas. Kostumnya berwarna putih dan bersayap layaknya burung. Setelah burung Blekok, ada defile kembang sepatu, yaitu bunga khas Semarang berwarna merah.  
Kemudian ada defile kuliner dimana kostum ditempeli pernak-pernik berbentuk makanan khas Semarang yaitu Lunpia, Wingko Babat, Kue Ganjel Rel, Bandeng Presto, dan lainnya. Defile berikutnya yaitu lampion yang juga merupakan khas Semarang yang sekitar tahun 1942 bernama dian kurung. Kemeriahan juga dibawakan peserta dari mancanegara yang menampilkan budaya. (Sumber : news.detik.com)
Jadi kita semua pastinya udah nggak sabar sama kemeriahan Semarang Night Carnival 2018 nanti kan. Bagi kalian semua yang ingin berlibur di pertengahan tahun, bisa nih menjadi salah satu tujuan wisata kalian. Muterin kota Semarang sekalian meramaikan Semarang Night Carnival 2018. Oiya, utnuk bocoran dikit nih, di Semarang Night Carinval 2018 nanti ada tema kostum baru lho, kostum yang akan dipakai pada SNC yang akan digelar 5 Mei mendatang yaitu kupu-kupu, laut Semarang, artdeco Lawangsewu dan asam arang. Wah semakin ga sabar kan yaa

Tunggu apalagi, Yuk Wisata ke Semarang !
Pagi, Siang, Sore dan Malam semua. Kali ini saya mau cerita mengenai wisata alam yang dulu pernah ngehits (mungkin sekarang juga masih). Model wisata alam ini dulu sempat ramai di social media dengan banyak bermunculan foto-foto underwater yang sangat amat keren, dan mungkin dari kita semua bertanya-tanya, dimana sih tempat atau spot foto seperti itu?

Nah!, salah satu tempat yang menyuguhkan pemandangan bawah air itu adalah Umbul Ponggok yang terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Di Klaten sendiri sebenarnya banyak sekali tempat tempat wisata air seperti ini yang menyuguhkan kesegaran alam dipadukan dengan wisata keluarga. Namun yang paling populer ada umbul ponggok yang saya kunjungi.


Umbul Ponggok berbentuk layaknya kolam, namun tidak beralaskan lantai ataupun kolam kolam renang pada umumnya, bahkan umbul ponggok terkesan lebih seperti kolam ikan! hahaha. Namun jangan salah sangka, walaupun seperti kolam ikan, pemandangan dibawah airnya begitu mempesona, layaknya berada di pantai pantai deh, kita bisa diving, snorkling dan lain lain. Airnya juga bukan air kaporit, namun mata air asli yang sangat segar dan dingin, cocok untuk kalian yang benar benar ingin berwisata alam.


Yang unik di umbul ponggok ini adalah kolamnya berisi ikan ikan cantik yang menghiasi seluruh dasar kolam, banyak jenis ikan yang memang menambah kesan indah untuk kolam umbul pongok ini. Selain itu banyak spot spot foto dibawah air juga lho, jadi untuk foto foto underwater yang kalian inginkan bisa terwujud deh disini. Properti yang disediakan juga cukup banyak dan keren-keren, seperti ada motor vespa, motor rx-king, ayunan dan bahkan bangku taman. Jadi untuk kalian yang ingin merasakan dan memiliki foto bawah air, umbul ponggok bisa dijadikan salah satu pilihan kalian untuk berwisata diakhir pekan !

Umbul Ponggok menjadi objek wisata yang luar biasa, selain berguna untuk mengairi kebutuhan sawah, perkebunan, dan air minum warga, namun juga dapat berkembang menjadi objek wisata yang mampu menarik banyak pengunjung. Pemerintah desa Umbul Ponggok serta masyarakat turut berinovasi dan mengkreasikan untuk merubah Umbul Ponggok menjadi objek wisata yang unik serta menarik dengan tema Sborkeling, Diving, dan foto Underwater.  
Banyak pengunjung menjuluki tempat ini sebagai Bunaken Van Klaten. Sensasi menyelam dalam air, menikmati keindahan menyelam di bawah air dengan air tawar yang jernih, segar, dan dingin seperti sorkeling, diving di Bunaken. (Sumber : kampoengilmu.com)

Untuk yang ingin snorkling ataupun diving pun tidak usah khawatir jika tidak memiliki perlengkapan pribadi, karena kalian semua bisa menyewa nya di sana, pihak pengelola sudah menyediakan tempat penyewaan mulai dari kaki katak, kacamata menyelam dan pelampung, harga yang ditawarkan relatif murah, untuk kacamatanya sekitar Rp 13.000, untuk pelampung dan kaki katak nya sekitar Rp 7.000. Ada pula loker untuk menitipkan barang barang kalian, untuk sewa lokernya juga murah yaitu sekitar Rp. 3.000 saja. Selain itu bilamana kalian tidak memiliki kamera underwater dan ingin menyewa nya juga bisa lho, bahkan bisa sewa photograpernya sekalian, sungguh sangat lengkap kan? Tentunya masih banyak fasilitas lainnya seperti kantin dan mushola. Bilamana kalian ingin berwisata ria bersama keluarga umbul ponggok menjadi tempat wisata yang pas sekali, tidak usah khawatir dengan tiket masuknya, hanya Rp. 15.000 saja per orang dan kalian sudah bisa menikmati indahnya alam bawah air dan moment yang tak terlupakan tentunya.

Tunggu apalagi, Yuk ! Ke Klaten ! 




Kali ini saya ingin menceritakan tempat wisata yang berbeda dengan yang lainnya. Ya! Wisata ini terletak di Dieng, Kabupaten Wonosobo.

Dieng merupakan tempat yang bisa dibilang menjadi salah satu surga di Bumi Jawa. Negeri di atas awan ini memiliki beragam sekali tempat wisata yang indah nan menawan. Sebelumnya saya juga sudah menceritakan bagaimana indahnya Telaga Warna Dieng, yaitu Pesona Alam Surga Dunia Telaga Warna Dieng

Tempat wisata yang akan saya eksplore dan saya ceritakan kali ini adalah Kawah Sikidang. Kawah Sikidang merupakan kawah yang mengeluarkan air panas dari dalam tanahnya, air panas ini mengandung belerang yang kuat, yang dimana biasanya digunakan untuk mengobatin penyakit kulit dan lain lain. Namun kandungan belerang yang sangat tinggi membuat kawah ini bisa menjadi beracun, oleh karena itu disarankan untuk para wisatawan selalu menggunakan masker dan tidak melewati pagar pembatas kawah, selain itu jika sudah merasa mual dan pusing lebih baik turun dari wisata kawah secepatnya.
Kawah ini memiliki beragam sekali tempat berfoto-foto, baik untuk koleksi pribadi maupun sebagai foto kekinian, karena banyak spot-spot foto yang menarik dan cukup membayar Rp. 5.000 saja kita dapat berfoto-foto sepuasnya. Pemandangan yang menakjubkan membuat indahnya kawah sikidang menjadi sangat sempurna, baik foto dibawah kawah maupun sekitar kawah tetap saja menarik.

Yang unik bilaman kalian semua naik ke sekitar kawah, kalian akan melihat satu orang penjual yang menjajalkan jualannya berupa terlur rebus kawah. Ya! terlur tersebut benar-benar direbus di kawah lho, konon katanya segala jenis penyakit kulit dan asma bisa disembuhkan dengan memakan telur rebus kawah tersebut.
Kawah sikidang merupakan salah satu tempat wisata ungulan yang berada di dieng. Karena akses lokasinya yang sangat mudah dijangkau membuat tempat ini ramai di kunjungi oleh wisatawan. kawah sikidang merupakan kawah aktif terbesar yang ada di dataran tinggi dieng. Walaupun masih aktif, kawah ini tetap aman dikunjungi. Akan tetapi anda juga perlu berhati-hati ketika berkunjung ke tempat ini.

Tempat ini berbeda dengan kawah gunung aktif lainya yang berada di puncak gunung. Kawah sikidang ini justru berada di daeah daratan yang cukup datar. Dengan begitu wisatawan menjadi lebih mudah untuk menjangkau lokasi dari bibir kawah. Di bibir kawah wisatwan dapat melihat aktifitas vulkanik yang jarang bisa di dapatkan di tempat lain. Seperti semburan lumpur dan asap dari dasar kawah (Sumber : dieng.me)
Kawah Sikidang di Dieng memiliki beragam sejarah, mengapai dinamai sikidang? Diceritakan terdapat 2 kisah disini, yaitu di sekitar kawah sikidang atau induk kawah, terdapat berbagai macam kawah kecil, baik yang sudah mati dan yang masih muncuk sumber air panasnya. Uniknya kawah-kawah kecil tersebut selalu berpindah-pindah tempat seperti kijang, sehingga muncul lah nama kawah kidang (kidang adalah bahasa jawa dari kijang). Kemudian cerita kedua berbeda dengan cerita pertama, cerita kedua lebih kepada mitologi masyarakat yang dapat dipercaya ataupun tidak. Dikisahkan ada seorang putri cantik yang banyak sekali pangeran ingin melamarnya, namun selalu ditolak olehnya. Suatu hari ada pangeran yang sangat kaya ingin melamar sang putri, ya pangeran tersebut bernama kidang, yang memiliki tubuh seperti manusia dan kepala seperti kijang. Saat sang pangeran melamar sang putri, sang putri pun menerimanya karena menilai sang pangeran sangatlah kaya, namun mereka belum bertemu, hanya melamar melalui surat yang dikirimkan pangeran. Singkat cerita hari H pun tiba untuk mereka berdua bertemu. Sang putri pun kaget bukan main karena pangeran yang ingin melamarnya memiliki rupa seperti kijang.

Akhirnya sang putri memerintahkan pangeran untuk menggali sumur demi rakyatnya, karena pangeran memiliki kesaktian, ia dapat menggali sumur sendirian dengan cepat. Sang putri yang kebingungan memerintahkan prajuritnya untuk mengubur sang pangeran hidup-hidup. Sang pangeran yang murka karena sang putri tidak menerima dirinya dan ingin membunuhnya mengutuk bahwasannya sumur yang ia gali tidak akan berguna untuk masyarakat, karena akan mengeluarkan air panas selamanya, dan sebelum ia benar-benar terkubur ia bersumpah bahwa nantinya keturunan sang putri akan memiliki rambut gembel (gimbal) yang dimana sekarang banyak sekali anak-anak di Dieng yang memiliki rambut gimbal. Tidak diketahui bagaimana hal itu terjadi secara ilmuahg, namun sejarah dapat dipercaya ataupun tidak menurut diri masing-masing orang.


Dieng, dieng merupakan salah satu daerah di Wonosobo yang memiliki sejuta wisata yang sangat memepesona, dataran tinggi ini sering disebut sebagai salah satu negeri atau surga diatas awan, karena menyuguhkan pemandangan yang tak kalah lain dengan wisata alam yang ada di Luar Negeri.

Dari sekian banyak tempat Wisata yang ada di Dieng, Telaga Warna merupakan salah satu tempat wisata terbaik, dikarenakan telaga warna ini akan selalu ramai pengunjung dan juga dapat memanjakan mata kalian semua dengan keunikannya.

Untuk perjalanan ke telaga warna tidak cukup jauh dari alun-alun wonosobo, hanya perlu naik dan mengitari bukit, kesulitan dalam mencapai tempat ini adalah track yang berputar-putar, jadi pastikan kendaraan yang kalian tumpangi beroperasi dengan baik, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Lelahnya perjalanan akan terbayar dengan wisata-wisata yang disuguhkan, telaga warna biasanya menjadi destinasi pertamapara wisatawan, karena dalam rute memang telaga warna lah yang pertama.
Telaga Warna Dieng adalah salah satu objek wisata yang berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.Telaga ini merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Wonosobo. Nama Telaga Warna sendiri diberikan karena keunikan fenomena alam yang terjadi di tempat ini, yaitu warna air dari telaga tersebut yang sering berubah-ubah.Terkadang telaga ini berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi.Fenomena ini terjadi karena air telaga mengandung sulfur yang cukup tinggi, sehingga saat sinar Matahari mengenainya, maka warna air telaga tampak berwarna warni. 
Telaga Warna berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut, dan dikelilingi oleh bukit-bukit tinggi yang menambah pesona keindahan alam sekitar telaga warna.Keindahan telaga warna akan lebih terasa jika pengunjung naik ke salah satu bukit yang mengelilingi telaga ini.Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi telaga warna adalah saat pagi atau siang hari, karena pada sore hari, kabut tebal akan menutupi daerah sekitar telaga warna, sehingga pengunjung tidak dapat menikmati keindahan alamnya. (Sumber : Wikipedia)
Harmoni suara alam dengan sejuknya udara memberikan kombinasi yang pas seakan tubuh ini berada di tempat terindah di dunia. Untuk menikmati itu semua disarankan untuk kalian semua mengunjungi Telaga warna ini pada pagi dan siang hari, karena pada pagi hari udara masih terasa sejuk, adem dan juga masih sepi pengunjung, jadi kalian bisa menikmati keindahan telaga warna serta hutan yang berada di sekitarnya dengan puas. Bila siang hari, telaga warna dapat memancarkan warna yang indah, karena matahari sedang terik teriknya menyinari danau tersebut. Bila sore hari ditakutkan kabut akan turun dengan lebat, sehingga kita kurang dapat menikmati telaga warna sesuai dengan harapan kita

Selain terdapat telaga yang indah, disekitaran telaga tersebut juga terdapat berbagai macam goa yang bisa anda nikkmati, dinataranya yaitu goa semar, goa sumur eyang kumalasari, goa pengantin dan juga gua jaran. Di dekat telaga juga ada gardu pandang yang dapat melihat ke seluruh tempat yang ada di skeitarnya dengan pemandangan yang amat sangat luar biasa.

Bila anda mengeksplore telaga warna secara keseluruhan, anda dapat menemukan spot-spot  fotoyang menarik. Namun tetap harus dijaga kebersihan sekitaran telaga, karena Telaga Warna ini adalah salah satu warisan Tuhan yang harus dijaga, jangan sampai kita merusak salah satu keindahan surga dunia ini.

Oleh karena itu, jika kalian penasaran, Mari ! Ke Dieng !